Keluarga Mahasiswa Sriwijaya Universitas Indonesia
Mereka adalah keluarga saya selama kuliah jauh dari orangtua. Sebuah Paguyuban dari Provinsi Sumatera Selatan Meskipun saya hanya sendiri tanpa teman, tanpa senior dan tanpa junior dari Belitang OKUT, tetapi mereka tidak mempermasalahkan hal itu. Mereka tidak membeda-bedakan antar sesama anggota Kemas. Saat awal-awal menjadi Maba, saya pernah ikut berkumpul bersama Paguyuban Kemas UI sekitar 2x di Asrama dan setelah itu sampai UAS saya tidak ikut lagi karena banyak sekali kegiatan Maba yang harus saya ikuti.
Memasuki awal semester genap, saya mencoba menyempatkan diri untuk bisa berkumpul bersama mereka lagi. Tidak berubah, suasananya tetap menyenangkan seperti pertama kali saya dikenalkan dengan paguyuban dari Sumsel itu dulu. Mereka begitu ceria, lucu dan menggembirakan. Suasana seperti itulah yang mampu membuat saya rindu dan melupakan sejenak semua masalah tugas-tugas kuliah. Saya merasa sangat bahagia jika berada di antara mereka. Saya sangat merasa bersalah dan menyesal telah melewatkan kegiatan-kegiatan yang dirancang oleh Kemas. Jika saja


Tidak ada komentar:
Posting Komentar